10 Usaha Sampingan Paling Prospektif Saat Pandemi Covid

bisnis saat pandemi

Pernah dengar istilah ‘hal yang menyenangkan adalah hobi yang dibayar’? Nah jika memiliki hobi menulis, bisa memanfaatkannya dengan menjadi penulis lepas atau content writer. Masker kain bisa dibuat dengan beragam model, sepertitie-up, earloop, danheadloop. Selain itu, tak ada salahnya melakukan inovasi dengan menggunakan beragam macam warna kain dan juga motif agar banyak dilirik pembeli. Akibatnya, berbagai perusahaan memutuskan untuk merumahkan karyawannya bahkan ada nun melakukan pemutusan tumpuan kerja. Hubungi marketing kami untuk berkonsultasi tentang jasa nun kami tawarkan.

bisnis saat pandemi

Melakukan pendanaan di Akseleran juga sangat aman karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya memiliki agunan. Akseleran juga sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dengan nomor surat KEP-122/D. 05/2019 sehingga proses transaksi yang kamu lakukan jadi lebih aman dan terjamin. Menurut Menko Muhadjir, BPJS sangat bagus terutama dalam mengklarifikasi rumah sakit-rumah sakit yang harus dibantu untuk segera mendapatkan pembayaran atas pelayanan bagi para pasien Covid-19.

“Alhamdulillah, meningkat pesat. Kalau biasanya Rp500 hingga 600 ribu per hari. Di masa pandemi ini bisa sampai Rp1. 8 juta per hari, ” kata Uci ketika ditemui RRI. co. id, Rabu (14/10/2020). Bahkan, mereka yang berbisnis frozen food kabarnya mengalami peningkatan penjualan.

Anda pun bisa membuat rencana harian, termasuk target yang dibebankan kepada karyawan selama bekerja di rumah. Jika tidak memungkinkan WFH, maka karyawan wajib mengenakan APD, menjaga jarak aman, dan menyediakan fasilitas kebersihan, termasuk tempat cuci tangan portable. Hal pertama yang harus dipertimbangkan adalah, mengubah cara menjalankan bisnis dari mode attack menjadi mode survival. Hal ini dilakukan sebagai bentuk efisiensi, sekaligus ‘cari jalan aman’ untuk mencegah kerugian yang lebih besar.

Jika terpaksa makan di tempat makan, mereka cenderung membawa alat makan dan minum pribadi. Misalnya sedotan stainless, sendok, garpu, dan botol minum pribadi. Tak hanya itu mereka juga gencar melakukan promosi gratis ongkir dan mengadakan giveaway di media sosial Instagram mereka. Namun, Starbucks tak segera menutup gerainya mengingat permintaan dari pecinta kopi masih cukup tinggi.

Dengan membuka bisnis pembuatan website, Anda justru bisa meraup keuntungan tinggi. Sebab, kebutuhan website meningkat tetapi tidak semua dapat membuat website sendiri. Baik sebagai tempat jual beli, sarana membangun branding, hingga membuat bisnis lebih dipercaya. Faktanya, berdasarkan survei Verisign, 65% pemilik bisnis mengatakan bahwa website dapat membuat bisnis mereka lebih kredibel. Oleh sebab itu, banyak orang lebih memilih membawa bekal dari rumah.

Singkat kata, pengusaha bisa menciptakan produk yang lebih baik dengan biaya yang lebih murah, ” ujarnya. Karena tak menemukan jawabannya di Google, ia memutuskan untuk membuat daftar sendiri. Chen menghabiskan 800 dolar AS sebagai modal untuk biaya domain dan perangkat lunak. “Sekarang adalah waktu terbaik untuk membangun perusahaan, ” kata Chen, sebagaimana dilansir CNBC. Melihat antusias pembeli, ia pun menambah produk yang dijual, dengan memproduksi aneka lauk pauk harian yang juga dibekukan agar lebih praktis.

Tak hanya kisah Reinal, Nelam Sari Tanjung, salah satu pebisnis yang bergelut di bidang kuliner juga terkena dampak pandemi. Usaha kuliner khas Medan yang baru dibuka pada tahun 2019 harus terpaksa dia tutup sementara, mendukung adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar. Asosiasi petani tanaman hias di kabupaten Banyuwangi bahkan mengalami peningkatan dalam penjualan hingga 5 kali lipat ketimbang sebelum pandemi. Sebab, harga tanaman hias yang dibudidaya juga memiliki harga yang variatif mulai dari belasan ribu hingga ratusan juta Rupiah. Salah satu bisnis hewan peliharaan yang melejit adalah ikan cupang. Pebisnis ikan cupang dari Kediri, Agus Torif Yusuf mengaku bisnisnya justru melejit saat pandemi. Dalam sebulan, ikan cupang milik Agus justru mengalami lonjakan permintaan dari dalam maupun luar negeri.

Modal yang dibutuhkan dalam menjalankan bisnis tentu saja berbeda-beda, meskipun secara garis besar sama-sama di dunia kuliner. Perhatikan skala bisnisnya, lokasi untuk menjalankan bisnis, total karyawan, fasilitas yang akan disediakan, dan lain sebagainya. Bagi yang baru pertama kali terjun ke dunia bisnis, bisa cari referensi dulu di buku atau internet tentang perencanaan yang sesuai dengan jenis bisnis Anda. Buat secara teliti untuk meminimalisir kesalahan yang dapat berakibat fatal bagi kelangsungan bisnis. Kedua, tentang pengembangan dan adopsi teknologi baru untuk membangun ekosistem digital yang terintegrasi dan aman. “Bisnis digital banking meningkat tinggi. Penggunaan uang elektronik juga tinggi. Penggunaan debit menurun 18, 9 persen. Ini menunjukkan digitalisasi perlu dijawab melalui transformasi digitalisasi, ” ujarnya. Akseleran memberikan saldo awal senilai Rp 100 ribu untuk pendaftar baru dengan menggunakan kode CORCOMMBLOG.

Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar saat pandemi menghasilkan banyak cara masyarakat untuk melepas rasa penat. Dikutip Pikiran-Rakyat. com dari berbagai sumber, berikut ide-ide bisnis yang bisa di coba saat masa pandemi Covid-19. Chen juga berujar, ia telah melihat penurunan harga iklan yang drastis selama pandemi Covid-19. Menurutnya, ini adalah kesempatan yang bagus untuk membangun merek dengan biaya marketing yang lebih murah. “Biaya untuk talenta hebat akan turun selama masa resesi dan Anda lebih mudah untuk mempekerjakan mereka.