6 Bisnis Mlm Terbaik Dan Tenteram Di Indonesia

bisnis mlm

Izin usaha MLM ini sudah diatur di dalam Keputusan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor 4/I/SIUPLS/PMDN/2012. Lalu pertanyaannya apakah bisnis MLM ini aman dijalankan atau tidak? Tentu aman, tetapi Anda pun tetap perlu waspada agar tidak jadi korban penipuan. Caranya, pastikan kalau perusahaan yang menggunakan metode pemasaran ini jelas dan memiliki legalitas dan memiliki produk yang ingin dijual, baik itu produk fisik maupun digital. Bila ternyata perusahaan tersebut tidak memiliki produk atau tak jelas produknya segala sesuatu, maka Anda telah sepatutnya curiga.

Tupperware adalah sebuah brand yang menawarkan bisnis direct selling dan juga MLM. Di sini semua orang bisa menjadi member dari Tupperware dan menikmati keuntungan yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut. Produk yang ditawarkan Tupperware sendiri adalah perkakas rumah tangga dari bahan plastik berkualitas tinggi. Produknya telah banyak digunakan oleh masyarkat karena kualitasnya, sebut saja seperti tempat makan, tempat kue, dan tempat minum. Dalam bisnis money game berkedok MLM, Anda hanya perlu menginvestasikan sejumlah dana dengan iming return yang cukup besar asalkan Anda mampu merekrut otang-orang baru.

bisnis mlm

Biasanya, untuk merekrut seorang downline, seorang leader harus memiliki superioritas komunikasi yang indah, dalam artian itu harus bisa brilian dalam berbicara & menyampaikan sesuatu. Nah inilah yang oleh sebab itu persolan, pasalnya jumlah di antara itu yang berlebihan supaya orang yang itu prospek tertarik secara apa yang ditawarkan.

Oleh karena itu dalam sudut pandang Hukum Kontrak, praktek kontrak seperti ini memiliki kelebihan dan kekurangan, namun sangat dibutuhkan dalam praktek bisnis dewasa ini. Bisnis ini sampai sekarang terbukti menguntungkan, bahkan ada yang sudah sukses ke level diamond.

Dalam praktek MLM di pergunakan suatu perjanjian dalam bentuk kontrak baku yang bersifat tertulis dan standar. Formatnya sudah dicetak dalam bentuk formulir-formulir yang sudah di siapkan oleh pihak perusahaan MLM. Hal tersebut digunakan untuk mempermudah operasi bisnis, mengurangi ongkosongkos, karena dalam bisnis MLM itu melibatkan kontrak dalam jumlah yang banyak.

Walaupun begitu, Anda tetap harus menjual produk, namun bedanya produk yang dijual itu tidak jelas dan tidak memiliki mutu. Jadi, di sini perusahaan mengambil untung dari biaya pendaftaran dibandingkan menjual produk. Selain produk yang jelas, untuk mengetahui terpercaya atau tidaknya perusahaan MLM adalah dari legalitas usahanya. Perusahaan MLM yang legal harus memiliki izin resmi, seperti SIUPL yang diterbitkan oleh BKPM yang merupakan instansi pemerintah untuk perusahaan yang menjalankan sistem direct selling/pemasaran berjenjang MLM.