Bagaimana Memulai Bisnis Di Tengah Pandemi Dengan Modal Minim

bisnis saat pandemi

Ada banyak siswa yang harus melakukan proses belajar-mengajar jarak jauh. Cara yang Anda perlukan untuk memulai bisnis saat pandemi itu juga tidak sulit.

Kendati sekarang ini fase the new normal sudah berjalan, tak sedikit orang kehilangan pekerjaan. Beruntung, perkembangan teknologi menjadikan masyarakat semakin kreatif melahirkan kreasi. Terlebih bisnis daring atau online yang dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja. Mencoba peluang bisnis kreatif dan inovatif bisa diterapkan di tengah pandemi Corona yang masih merajalela. Usahakan untuk menyiapkan berbagai jenis frozen food; mulai dari frozen vegetable, nugget, sosis, hingga cemilan. Jikalaupun tidak terlalu berbakat memasak, usaha ini tetap bisa digarap dengan menjadi agen frozen food di wilayah sekitar rumah Anda. Di tengah pandemi Covid-19, masyarakat kini makin rutin bersepeda demi menjaga kesehatan.

Sebenarnya, banyak sekali orang yang memiliki rencana untuk memulai bisnis saat pandemi. Akan tetapi, tidak semua orang mempunyai keberanian untuk benar-benar menjalankannya. Apabila sebelumnya kamu sudah memiliki pengalaman dalam berbisnis, sekarang saatnya untuk keluar dari zona nyaman dan mencoba inovasi baru. Agar bisnismu bisa sukses, kamu harus bisa beradaptasi dengan situasi saat ini dan meningkatkan kualitas produk lewat sarana digital. Bagi milenial, kamu harus bisa melihat setiap peluang dalam kondisi apa pun, termasuk saat pandemi seperti sekarang ini.

bisnis saat pandemi

Menurut riset, produk kesehatan seketika mengalami kenaikan penjualan nyaris tiga kali lipat dibanding biasanya. Anda bisa melirik produk yang banyak dicari orang seperti jamu, madu, atau empon-empon untuk ketahanan tubuh. Mengingat banyak orang memilih berdiam diri di rumah, tak terdapat salahnya usaha sampingan ini dijalankan guna sementara waktu. Terlebih, sudah banyak ladenan pengiriman yang menjelmakan makanan dan minuman sebagai prioritas yang utama. Sesuaikan bisnis nun akan dijalankan beserta kemampuan Anda, misalnya memasak hidangan rumahan yang lezat dan menyehatkan. Bila Anda lebih menyasar pekerja yang terpaksa harus bekerja dari rumah, mengolah minuman yang dikemas literan juga dapat menjadi pertimbangan.

Kediri – Motivator sekaligus pengusaha Helmy Yahya membagikan tips peluang usaha di masa pandemi COVID-19 yang dinilai masih cukup bagus. Belajar dari rumah menjadi salah satu kegiatan saat pandemi corona.

Hal ini membuat bengkel sepeda dan bisnis perakitan sepeda panen rezeki. Ketika bisnis sudah berjalan, kamu tetap perlu mengetahui minat masyarakat dengan melakukan survei secara berkala. Hal ini akan membantu kamu supaya bisa menghadirkan produk yang memang benar-benar dibutuhkan oleh orang banyak. Survei pasar bisa dilakukan dengan berbagai cara, misalnya dengan mengikuti tren di media sosial, atau melakukan wawancara dengan calon konsumen. Survei ini tidak hanya berhenti sampai bisnismu sudah benar-benar diluncurkan. Saat sudah memulai bisnis, tentunya kamu ingin produk dari bisnismu diminati oleh banyak orang. Untuk itu, kamu perlu melakukan survei pasar guna memahami minat dan harapan target konsumen.

Ia mengatakan, di era pandemi seperti sekarang ini untuk kerja juga lebih banyak di rumah. Ada beberapa yang harus diperhatikan untuk mulai usaha, yakni improve character, yang artinya tergantung karakter. Pintar saja dinilainya tidak cukup, karena orang pintar cenderung sombong, padahal sombong sulit untuk sukses, sehingga karakter memang sangat penting. Helmy mengungkapkan dunia kewirausahaan merupakan salah satu yang harus diperhatikan, apalagi di era pandemi COVID-19. Namun UKM juga terbukti mampu bertahan, berbeda dengan perusahaan besar. Misalnya, saat terjadi krisis moneter pada 1998, UKM bisa bertahan, namun untuk perusahaan besar susah untuk bergerak.

Di situasi krisis sekalipun, selalu ada peluang yang bisa dimanfaatkan untuk berbisnis. Ketika konsumen harus tinggal di rumah dan tak bisa mengunjungi klinik kecantikan untuk mendapatkan treatment, maka beberapa klinik kecantikan melakukan strategi jemput bola menyambangi pelanggan. Untuk mampu bertahan, ia menganjurkan bagi pengusaha maupun calon wirusaha untuk selalu menambah skill atau kemampuan. Era 2021, untuk sebuah produk harus punya branding, advertising, digital marketing, media sosial, hingga analisis produk.